Pelatihan Kerja & Sertifikasi Online Berkualitas TopEdu | nucareer.id
topkarir-logo
Pencari Karir Pencari Kandidat

STP adalah Segmentation, Targeting, dan Positioning, Ini Cara Menerapkannya

14 April 2021 16:04 151 KALI DIBACA 0 KOMENTAR 0 KALI DIBAGIKAN

Selama pandemi berlangsung masalah perekonomian hampir menghambat seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya itu, dampak yang dirasakan akibat menurunnya perekonomian di Indonesia adalah para pebisnis dari sektor apapun. Para pebisnis memutar otak bagaimana caranya agar bisnis yang dijalankan tetap bertahan di tengah permasalahan ekonomi saat ini.

Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh para pebisnis, menuntut mereka membuat sebuah strategi bisnis yang sangat erat kaitannya dengan pemasaran, karena bagaimanapun semua kegiatan berbisnis pastinya bermuara pada pemasarannya.

Strategi pemasaran yang tepat dilakukan adalah menerapkan STP Marketing. STP adalah singkatan dari Segmentation, Targeting, dan Positioning. Strategi STP pada dasarnya digunakan untuk memposisikan suatu merek kepada konsumen dengan sedemikian rupa, hal tersebut dilakukan agar merek tersebut memiliki keunggulan yang kompetitif.

Lalu bagaimana menerapkan STP Marketing yang tepat? Berikut merupakan tiga langkah dalam menerapkan STP Marketing:

1.      Segmentation 

Segmentation atau biasa disebut dengan segmentasi pasar adalah membagi pasar yang luas menjadi kelompok-kelompok kecil berdasarkan karakteristik tertentu. Dengan melakukan segmentasi pasar, kamu dapat lebih mudah menjalankan promosi bisnis. Untuk menerapkan segmentasi pasar membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan riset mendalam. Namun, promosi yang kamu lakukan akan lebih hemat, tepat sasaran dan efektif.

Terdapat empat jenis segmentasi pasar yang dapat kamu terapkan:

  • Segmentasi Demografis

Pada segmentasi ini yang perlu kamu perhatikan adalah umur, gender etnis, status pernikahan, pekerjaan dan lain sebagainya. Kamu perlu perhatikan segmentasi ini apakah sesuai dengan bisnis yang kamu jalankan atau tidak. Fungsinya adalah agar lebih memudahkan kamu dalam menentukan calon pelanggan sebagai target pasar.

  •  Segmentasi Geografis

Segmentasi pasar geografis yaitu berdasarkan negara, provinsi, kota dan tingkat populasinya. Berdasarkan segmentasi ini, kamu perlu mengetahui secara rinci tentang domisili dari target pelanggan kamu. Hal ini akan memudahkan kamu dalam mengenali budaya dan cara komunikasi calon pelanggan.

  •  Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini bertujuan agar kamu lebih mengenal siapa target pelanggan kamu secara lebih jelas, termasuk kecenderungan dan kebiasan mereka ketika melakukan kegiatan jual beli. Kamu perlu tahu kelas sosial, gaya hidup, hobi, sampai dengan ketertarikan mereka terhadap tren tertentu.

  • Segmentasi Perilaku

Pada segmentasi ini dibagi berdasarkan kebiasaan konsumen dalam membeli sebuah produk. Seperti bagaimana konsumen menggunakan produk dari tingkat loyalitasnya atau manfaatnya yang dicari.

2.      Targeting

Pada tahap ini, kamu perlu menentukan mana segmen pasar terbaik bagi bisnis yang kamu jalankan. Untuk dapat menentukannya, terdapat tiga faktor yang perlu kamu pertimbangankan, yaitu:

  • Kemudahan Akses

Kamu perlu memilih pasar yang dapat dengan mudah diakses bagi kamu ataupun konsumen. Perhatikan hal-hal yang dapat menghambat akses ke pasar yang kamu jadikan tempat bisnis yang kamu jalankan.

  •   Profitabilitas

Hal yang perlu kamu lakukan adalah melihat profit dari bisnis yang telah kamu jalankan. Kamu perlu pastikan bahwa segmen yang ingin kamu tuju memang menghasilkan profit yang besar.

  • Ukuran dan Potensi Pertumbuhannya

Kamu perlu mengetahui potensi pertumbuhan pasar, bagilah pasar yang cukup besar dan hindari membagi pasar yang sudah kecil. Janganlah pilih pasar yang kecil, karena akan membatasi perkembangan bisnis kamu. 

3.      Positioning

Positioning merupakan langkah akhir yang diterapkan dalam STP Marketing. Pada langkah ini kamu menentukan bagaimana metode yang tepat dalam memposisikan produk atau merek kamu ke dalam sasaran segmentasi yang sebelumnya sudah dibuat. Pada langkah ini kamu dapat menentukan model marketing mix yang dinilai paling efektif. Lakukan pertimbangan dasar yang membuat pelanggan kamu lebih memilih produk kamu bandingkan dengan kompetitor lainnya yang sejenis.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana cara menerapkan STP Marketing yang efektif bagi bisnis kamu. Semoga kamu dapat meningkatkan pengetahuan di bidang strategi pemasaran. Untuk itu, terapkan segera STP marketing agar bisnis kamu berjalan dengan baik.

Itulah cara tepat menerapkan  STP marketing dalam bisnis. Masih banyak artikel tips karir yang bermanfaat dari NU Career. Jangan lupa registrasi ke NU Career untuk menemukan pekerjaan impianmu.

Artikel Terkait
Lihat Selengkapnya
Contoh Pertanyaan Wawancara untuk Posisi Staff Administrasi

Contoh Pertanyaan Wawancara untuk Posisi Staff Administrasi

Siapa nih Sahabat TopKarir yang lagi cari kerja? Atau sudah menerima panggilan wawancara? Pekerjaan sebagai staf administrasi boleh lho dicoba sebagai batu loncatan untuk mengembangkan karir. Staf administrasi bertugas mengorganisir hal-hal yang sifatnya administratif atau ketatausahaan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Staf admin akan mengurus kegiatan surat menyurat, pencatatan, menyusun dan input data, pembukuan, mengatur agenda, menelepon dan hal-hal lain yang sifatnya teknis.   Sama seperti posisi kerja lain, sebelum dipilih menjadi karyawan, calon staf administrasi harus melewati beberapa tahapan terlebih dulu, salah satunya wawancara. Interview/wawancara kerja umumnya dilakukan setelah kamu melewati tahapan awal seperti, seleksi berkas, tes potensi akademik maupun tes psikologi. Supaya tahap wawancara kerja berjalan dengan baik, simak yuk beberapa contoh pertanyaan yang bisa kamu pelajari.   Ceritakan Tentang Diri Anda Pertanyaan ini umum diberikan di dalam sesi wawancara untuk posisi dan perusahaan manapun. Ketika mendapat pertanyaan ini, jawablah dengan menceritakan secara singkat tentang diri kamu. Kuncinya, jawab dengan ringkas namun tetap informatif, yang terpenting jujur.   Bicarakan profil singkat kamu, target dan tujuan kamu di masa depan. Lalu, tambahkan kalimat di bagian akhir yang menjelaskan faktor yang mendorong kamu memilih perusahaan ini dan alasan kenapa kamu cocok untuk posisi staff administrasi di perusahaan tersebut.   Apa Kekurangan dan Kelebihan Anda? Kenali apa yang menjadi kelebihan kamu terkait pekerjaan sebagai staff admin. Sebagai staff administrasi kamu wajib memiliki ketelitian yang tinggi, manajemen emosi dan waktu yang baik, serta kesabaran. Selain skill wajib, prestasi dan sertifikasi yang bisa mendukung pekerjaan kamu sebagai staff admin juga bisa kamu ceritakan, seperti sertifikasi pelatihan Microsoft Excel, pelatihan Bahasa Inggris, dll.   Disamping kelebihan, setiap individu pasti punya kekurangan, kenali juga apa yang menjadi kekuranganmu. Saat mendapat pertanyaan ini, jawablah dengan jujur apa kelemahanmu, tapi lengkapi dengan kalimat yang menyatakan bahwa kamu punya cara dan berusaha untuk mengubah/memperbaikinya. Misalnya, “kelemahan saya yakni pelupa, karenanya setiap hari saya selalu mencatat apa yang harus saya kerjakan dan menulis semua informasi yang saya dapat di dalam notes secara detail”    Kenapa Kami Harus Memilih Anda? Pertanyaan ini diajukan oleh perekrut dengan tujuan ingin memastikan bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk perusahaan. Pastikan jawabanmu bisa meyakinkan perekrut kalau kamu mampu berkontribusi dan memecahkan permasalahan yang ada di perusahaan.   Apa yang Anda Ketahui Tentang Perusahaan Kami? Untuk menjawab pertanyaan ini, sebelum menghadiri interview atau bahkan sebelum mengirim lamaran pekerjaan, pelajari dulu seluk beluk perusahaan. Cek situs resmi milik perusahaan, ketahui perusahaan itu bergerak di bidang apa, visi dan misi serta latar belakang perusahaan. Kamu juga bisa bikin catatan kecil dan berlatih menjawab pertanyaan ini sebelum menghadiri sesi wawancara nanti.   Mengapa Anda Ingin Bekerja Sebagai Staff Administrasi di Perusahaan Ini? Berikan alasan yang kuat ketika kamu menjawab pertanyaan ini. Hindari jawaban karena ingin menambah pengalaman. Jelaskan bahwa kamu punya kompetensi dan kemauan untuk bekerja sebagai staff administrasi dan berkontribusi untuk bersama mencapai tujuan perusahaan.    Fokus untuk menjual keterampilan kamu yang bisa mendukung kegiatan dan tugas seorang staff administrasi. Jangan lupa hubungkan tujuan karir kamu dengan peluang yang diberikan oleh perusahaan.   Apa yang Anda Ketahui Tentang Administrasi? Sebelumnya kamu juga harus sudah menguasai apa tugas dan tanggung jawab seorang staff administrasi secara umum. Juga keahlian yang perlu kamu miliki untuk bekerja di posisi tersebut.    Itu tadi beberapa contoh pertanyaan wawancara kerja untuk posisi staff administrasi yang bisa kamu jadikan panduan. Di era New Normal ini persaingan kerja semakin ketat lho, dibutuhkan skill dan kemampuan yang terus berkembang untuk jadi yang terbaik. Cara praktis untuk mengasah kemampuanmu adalah dengan mengikuti pelatihan online di TopEdu, yuk mulai pelatihanmu sekarang!   Temukan tips-tips dan info seputar karir lainnya di aplikasi TopKarir. Download aplikasinya gratis di Play Store dan App Store ya.
Gugup Saat Wawancara Kerja? Ikuti Tips Berikut Ini!

Gugup Saat Wawancara Kerja? Ikuti Tips Berikut Ini!

Kamu pernah merasa gugup saat wawancara kerja Sahabat TopKarir? Tidak percaya diri saat wawancara kerja sangat membahayakan karena perusahaan akan ragu dengan kemampuan yang kamu miliki. Untuk itu sebelum melakukan proses wawancara kerja kamu perlu melakukan hal berikut ini agar kamu lebih percaya diri.   Memprediksi Pertanyaan Cobalah berlatih wawancara sebelum kamu benar-benar melakukan wawancara kerja. Carilah prediksi-prediksi pertanyaan wawancara kerja dan mintalah temanmu untuk berpura-pura menjadi HRD dan kamu menjawab pertanyaan tersebut. Berlatih wawancara dapat mengurangi kegugupanmu.   Berpikir Positif Saat ingin melakukan wawancara kerja biasanya kamu sudah memiliki perasaan takut dan berpikiran negative. Cobalah untuk tenangkan dirimu dan berpikir positif, pikirkanlah hal-hal yang menyenangkan dan anggaplah semua akan baik-baik saja. Mengurangi pikiran negatif dapat membantumu mengurangi rasa gugup loh Sahabat TopKarir!   Cari Tahu Tentang Perusahaan Agar kamu terlihat menguasai tentang perusahaan yang kamu tuju, pelajarilah sebelum memulai wawancara kerja. Pelajarilah profil perusahaannya, produknya, dan juga pelayanannya. Kemudian sesuaikan dengan kemampuanmu sendiri.   Semoga 3 tips mengatasi gugup saat wawancara kerja dapat mengatasi gugupmu ya Sahabat TopKarir. Dapatkan tips karir lainnya yang bermanfaat di www.topkarir.com.
Komentar